Gagasan utama
Sistem imun dan kesehatan masyarakat berbagi perangkat yang sama: sel dengan tugas tertentu dan beberapa rumus tentang seberapa jauh suatu penyakit menyebar dan seberapa baik uji atau vaksin bekerja.
- Makrofag menelan patogen dan menyajikan antigen, sel T penolong mengoordinasikan respons, sel T sitotoksik membunuh sel yang terinfeksi, sel B menjadi sel plasma penghasil antibodi, dan sel memori memberi respons kedua yang lebih cepat.
- Kekebalan kelompok memerlukan pecahan 1 − 1 ÷ R₀ populasi kebal. Penyakit dengan R₀ = 4 memerlukan 75 %.
- Efikasi vaksin = (angka serangan pada tidak divaksin − angka serangan pada divaksin) ÷ angka serangan pada tidak divaksin × 100.
- Sensitivitas = TP ÷ (TP + FN) adalah berapa banyak orang sakit terdeteksi. Spesifisitas = TN ÷ (TN + FP) adalah berapa banyak orang sehat dinyatakan negatif. Nilai prediktif positif = TP ÷ (TP + FP).
Persamaan penting
herd immunity threshold = 1 − 1 ÷ R₀VE = (ARU − ARV) ÷ ARU × 100sensitivity = TP ÷ (TP + FN)specificity = TN ÷ (TN + FP)PPV = TP ÷ (TP + FP)
Contoh soal
Jika 10 % orang tidak divaksin dan 1 % orang divaksin jatuh sakit, efikasinya (10 − 1) ÷ 10 = 90 %. Suatu uji memberi 90 positif benar, 10 negatif palsu, 180 negatif benar, dan 20 positif palsu: sensitivitas = 90 ÷ 100 = 90 %, spesifisitas = 180 ÷ 200 = 90 %, dan NPP = 90 ÷ 110 = 82 %.
Kesalahan umum
- Mencampur sensitivitas (mendeteksi yang sakit) dengan spesifisitas (menyatakan yang sehat negatif).
- Memakai angka serangan pada yang divaksin saja sebagai efikasi, bukan membandingkannya dengan yang tidak divaksin.
- Mengira sensitivitas tinggi menjamin NPP tinggi. NPP juga bergantung pada seberapa umum penyakitnya.
Latihan
Uji dirimu dengan soal latihan tentang topik ini: Imunitas dan epidemiologi