Gagasan utama
Sel saraf menghantar sinyal sebagai perubahan potensial membran, dan sel otot memendek ketika filamen tipis dan tebal bergeser. Soalnya memadukan kesetimbangan ion, waktu hantaran, dan fase potensial aksi.
- Potensial keseimbangan suatu ion pada 37 °C adalah E = (61,5 mV ÷ z) × log₁₀([luar] ÷ [dalam]). Untuk K⁺ sangat negatif, yang menetapkan potensial istirahat mendekati −70 mV.
- Potensial aksi tercetus jika membran mencapai ambang. Kanal Na⁺ terbuka (depolarisasi), lalu kanal K⁺ (repolarisasi), dan diikuti hiperpolarisasi singkat.
- Kecepatan hantaran adalah jarak ÷ waktu. Mielin dan akson yang lebih lebar menaikkannya. Beberapa EPSP kecil harus dijumlahkan untuk mencapai ambang.
- Otot berkontraksi karena filamen tipis bergeser di atas filamen tebal, yang memendekkan sarkomer sementara filamen mempertahankan panjangnya.
Persamaan penting
E = (61.5 mV ÷ z) × log₁₀([out] ÷ [in])velocity = distance ÷ timeEPSPs needed = (threshold − rest) ÷ sizelength after = rest length × (1 − fraction shortened)
Contoh soal
Untuk K⁺ dengan 5 mM di luar dan 140 mM di dalam, E = 61,5 × log₁₀(5 ÷ 140) = 61,5 × (−1,45) = −89 mV. Neuron pada −70 mV dengan ambang −55 mV dan EPSP masing-masing 5 mV memerlukan (−55 − (−70)) ÷ 5 = 3 EPSP. Impuls yang menempuh 120 mm dalam 4 ms berkecepatan 30 m/s.
Kesalahan umum
- Menaruh konsentrasi dalam di atas konsentrasi luar dalam persamaan Nernst, yang membalik tanda.
- Mengatakan potensial aksi makin besar dengan rangsangan lebih kuat. Sifatnya semua atau tidak sama sekali; hanya frekuensi yang berubah.
- Mengira filamen memendek saat kontraksi. Filamen bergeser; sarkomerlah yang memendek.
Latihan
Uji dirimu dengan soal latihan tentang topik ini: Saraf dan otot