Gagasan utama
Mol menghubungkan massa yang ditimbang dengan jumlah partikel. Stoikiometri kemudian memakai koefisien persamaan setara untuk mengonversi antara jumlah pereaksi dan hasil reaksi.
- Mol adalah massa dibagi massa molar: n = m ÷ M. Satu mol mengandung 6,022 × 10²³ partikel.
- Setarakan persamaan lebih dulu. Koefisien memberi perbandingan mol, bukan gram.
- Pereaksi pembatas adalah yang habis lebih dulu. Ubah tiap pereaksi ke mol, bagi dengan koefisiennya, dan nilai terkecil membatasi reaksi.
- Persen hasil membandingkan hasil nyata dengan maksimum teoretis dari pereaksi pembatas.
Persamaan penting
n = m ÷ MN = n × 6.022 × 10²³percent yield = actual ÷ theoretical × 100mass % = mass of part ÷ total mass × 100
Contoh soal
Untuk 2 H₂ + O₂ → 2 H₂O, dicampur 4,0 g H₂ dan 40,0 g O₂. n(H₂) = 4,0 ÷ 2,016 = 1,98 mol dan n(O₂) = 40,0 ÷ 32,00 = 1,25 mol. Perbandingan memerlukan 0,99 mol O₂ untuk H₂, dan tersedia 1,25 mol, sehingga H₂ pembatas. Air terbentuk: 1,98 mol × 18,02 g/mol = 35,7 g. Jika diperoleh 30,0 g, persen hasil 30,0 ÷ 35,7 = 84 %.
Kesalahan umum
- Memakai gram langsung dalam perbandingan mol persamaan.
- Tidak menyetarakan persamaan sebelum membandingkan koefisien.
- Memilih pereaksi bermassa lebih kecil sebagai pembatas, bukan yang mol per koefisiennya lebih kecil.
Latihan
Uji dirimu dengan soal latihan tentang topik ini: Mol dan stoikiometri