Gagasan utama
Kimia organik kuantitatif menggabungkan rumus umum keluarga senyawa dengan perhitungan massa molar dan pembakaran. Rumus menunjukkan berapa hidrogen yang dimiliki suatu keluarga, dan persamaan setara menunjukkan berapa oksigen yang dibutuhkannya.
- Setiap ikatan pi atau cincin mengurangi dua hidrogen: alkana CₙH₂ₙ₊₂, alkena dan sikloalkana CₙH₂ₙ, alkuna CₙH₂ₙ₋₂, dan alkohol jenuh CₙH₂ₙ₊₂O.
- Massa molar adalah jumlah massa atom, dan persentase suatu unsur adalah massa totalnya dalam rumus dibagi massa molar.
- Pembakaran sempurna CₓH_y memerlukan x + y ÷ 4 mol O₂ dan menghasilkan x mol CO₂ dan y ÷ 2 mol H₂O.
- Periksa persamaan setara dengan menghitung setiap unsur di kedua ruas, dan kalikan 2 jika muncul koefisien pecahan.
Persamaan penting
alkane CₙH₂ₙ₊₂alkene CₙH₂ₙalkyne CₙH₂ₙ₋₂CₓH_y + (x + y ÷ 4) O₂ → x CO₂ + (y ÷ 2) H₂O% C = 12.01 x ÷ M × 100
Contoh soal
Butana, C₄H₁₀: M = 4 × 12,01 + 10 × 1,008 = 58,12 g/mol, dan kadar karbon 48,04 ÷ 58,12 = 82,7 %. Pembakaran memerlukan 4 + 10 ÷ 4 = 6,5 mol O₂ per mol, menghasilkan 4 CO₂ dan 5 H₂O. Digandakan agar tanpa pecahan: 2 C₄H₁₀ + 13 O₂ → 8 CO₂ + 10 H₂O.
Kesalahan umum
- Lupa bahwa oksigen dalam molekul mengurangi O₂ yang diperlukan untuk pembakaran.
- Memakai jumlah atom, bukan massa atomnya, saat menghitung persentase massa.
- Membiarkan koefisien setengah bilangan bulat pada persamaan setara akhir.
Latihan
Uji dirimu dengan soal latihan tentang topik ini: Rumus dan stoikiometri