Gagasan utama
DNA adalah heliks ganda yang pasangan basanya menetapkan aturan numerik sederhana. Menghitung basa, panjang, kodon, dan salinan PCR adalah perhitungan yang lazim.
- Aturan Chargaff: pada DNA untai ganda A = T dan G = C, sehingga %A + %G = 50 %. Kandungan GC adalah %G + %C.
- Satu pasangan basa menempati 0,34 nm sepanjang heliks, dan satu putaran penuh adalah 10 pasangan basa (3,4 nm).
- Tiga basa membentuk satu kodon, sehingga urutan pengode n basa mengode sekitar n ÷ 3 asam amino, dan polipeptida m asam amino memiliki m − 1 ikatan peptida.
- PCR menggandakan target tiap siklus: salinan = N₀ × 2ⁿ. Enzim restriksi memotong pada urutan tertentu, sehingga k pemotongan menghasilkan k + 1 fragmen linear.
Persamaan penting
A = T and G = C (Chargaff)%A + %G = 50length = base pairs × 0.34 nmcodons = bases ÷ 3copies = N₀ × 2ⁿ
Contoh soal
Jika 30 % basa dalam sampel DNA adalah A, maka T adalah 30 %, dan G serta C masing-masing (100 − 60) ÷ 2 = 20 %. Gen 3000 pb panjangnya 3000 × 0,34 = 1020 nm dan memiliki 1000 kodon. Dengan satu kodon henti ia mengode 999 asam amino, dengan 998 ikatan peptida dan massa sekitar 999 × 110 ≈ 110 kDa.
Kesalahan umum
- Menerapkan aturan Chargaff pada DNA untai tunggal atau RNA, di mana A tidak harus sama dengan T atau U.
- Menghitung kodon henti sebagai asam amino.
- Memakai jumlah basa, bukan pasangan basa, untuk menghitung panjang heliks ganda.
Latihan
Uji dirimu dengan soal latihan tentang topik ini: DNA dan biologi molekuler